
BOGOR — Anggota DPRD Kota Bogor, H. M. Dody Hikmawan, S.E., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyikapi hasil Rekomendasi Mudzakarah Ulama Nasional Dewan Syariah Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tahun 2026 secara bijak, bijaksana, dan solutif.
Pesan tersebut disampaikan Dody saat memberikan tausiyah dalam kajian rutin Senin pagi di Mushola Al-Anshor, Cilendek Barat, Kota Bogor, Senin (5/10/2026). Kajian yang dihadiri puluhan jamaah tersebut mengusung tema “Menyikapi Hasil Mudzakaroh Nasional Ulama Indonesia”. Dalam pemaparannya, Dody menekankan pentingnya peran aktif keluarga dan masyarakat dalam membendung berbagai ancaman demoralisasi yang kian marak, seperti maraknya penyimpangan seksual (LGBT), hingga maraknya pinjaman online ilegal (pinjol) dan judi online (judol) yang merusak tatanan ekonomi masyarakat.

Perkuat Ketahanan Keluarga
Dody mengutip salah satu poin utama rekomendasi ulama terkait penguatan ketahanan keluarga dari berbagai ancaman penyimpangan norma dan perilaku. Menurutnya, benteng utama dalam menjaga generasi muda bermula dari pola asuh di dalam rumah tangga. “Keluarga adalah garda terdepan. Kita harus mampu menghadirkan peran ayah dan ibu secara utuh sebagai pendidik sekaligus pelindung bagi anak-anak. Tanamkan nilai akidah, akhlak, dan fitrah sejak dini agar mereka tidak mudah terpengaruh oleh kontaminasi media digital,” ujar Dody di hadapan para jamaah. Ia juga mengimbau para orang tua untuk aktif mengawasi penggunaan perangkat digital anak-anak mereka dan tidak ragu berkonsultasi dengan ulama atau konselor muslim jika menemukan indikasi pergeseran perilaku.
Waspadai Bahaya Judol dan Pinjol
Selain isu demoralisasi, Dody juga menyoroti maraknya ancaman judi online dan pinjaman online ilegal yang kian meresahkan warga. Dampak negatif dari judol dan pinjol tidak hanya merusak finansial keluarga, tetapi juga memicu keretakan rumah tangga hingga tindak kriminalitas. “Maraknya judi online dan pinjol ilegal ini sudah sangat memprihatinkan. Isu ini perlu kita tanggap bersama dengan memperkuat literasi keuangan syariah dan kepedulian antar tetangga. Jika ada warga yang kesulitan, gotong royong dan kepedulian sosial harus kita hadirkan, bukan justru terjerat perangkap pinjol,” tegas legislator dari Fraksi PKS tersebut.
Dakwah Rahmatan lil ‘Alamin
Menutup pemaparannya, Dody menegaskan bahwa semangat yang diusung dalam Mudzakarah Ulama Nasional adalah Islam Rahmatan lil ‘Alamin—menghadirkan Islam sebagai pelindung, pemersatu, dan pemberi solusi atas problematika umat dan bangsa. “Ulama telah memberikan panduan moral dan arahan kebijakan. Tugas kita sebagai warga dan tokoh masyarakat adalah mengejawantahkannya dengan pendekatan yang bijak, tanpa kekerasan, serta mengedepankan pembinaan dan kepedulian,” pungkasnya.
Views: 6
COMMENTS