BOGOR — Kepedulian terhadap akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu terus menjadi perhatian Anggota DPRD Kota Bogor, Hj. Anna Mariam Fadhilah, S.Si., M.Si. atau yang akrab disapa Teh Anna. Tahun ini, Teh Anna turut melakukan advokasi bagi siswa dan lulusan sekolah swasta di Kota Bogor yang mengalami kendala memperoleh ijazah karena masih memiliki tunggakan biaya pendidikan.
Persoalan tersebut umumnya terjadi karena adanya kewajiban biaya pendidikan yang belum dapat dilunasi oleh keluarga siswa, seperti SPP maupun biaya pendidikan lainnya. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat sebagian siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya belum dapat memperoleh ijazah dari sekolah.
Melalui program bantuan pelunasan biaya pendidikan yang bersumber dari APBD Kota Bogor, siswa yang memenuhi kriteria dan persyaratan dapat memperoleh bantuan untuk menyelesaikan tunggakan pendidikan tersebut. Dengan demikian, ijazah yang sebelumnya masih tertahan dapat diserahkan kepada siswa.
Bagi sebagian siswa, ijazah bukan sekadar dokumen kelulusan. Ijazah menjadi dokumen penting untuk melanjutkan pendidikan, mengikuti proses penerimaan kerja, maupun membuka berbagai kesempatan di masa depan. Karena itu, persoalan keterlambatan memperoleh ijazah akibat kendala biaya perlu mendapatkan perhatian agar tidak menghambat langkah siswa setelah menyelesaikan pendidikannya.
“Kami ingin memastikan bahwa persoalan ekonomi jangan sampai menjadi penghalang bagi anak-anak untuk melanjutkan masa depannya. Ketika ada siswa yang sudah menyelesaikan pendidikan tetapi ijazahnya masih tertahan karena persoalan biaya, tentu kita harus mencari jalan keluarnya melalui program yang memang tersedia,” ujar Teh Anna.
Menurut Teh Anna, advokasi tersebut merupakan bagian dari upaya menyerap dan memperjuangkan persoalan yang dihadapi masyarakat. Ia juga mengingatkan agar masyarakat yang memiliki persoalan serupa dapat menyampaikan aspirasinya melalui mekanisme yang tersedia sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai aturan dan persyaratan program.
“Alhamdulillah, tahun ini beberapa pengajuan yang memenuhi persyaratan sudah mendapatkan bantuan. Bulan ini ijazah mulai diserahkan kepada para siswa. Mudah-mudahan ijazah ini menjadi pintu bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan, bekerja, dan meraih cita-cita,” tambahnya.
Salah satu siswa penerima bantuan mengungkapkan rasa syukurnya setelah akhirnya dapat menerima ijazah yang sebelumnya masih tertahan di sekolah. Ia berharap ijazah tersebut dapat digunakan untuk melanjutkan langkah berikutnya.
“Alhamdulillah, sekarang ijazah saya sudah bisa diterima. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih karena sudah dibantu. Ijazah ini penting untuk saya gunakan ke depannya, terutama untuk mencari pekerjaan dan melanjutkan rencana saya,” ungkapnya.
Penyerahan ijazah kepada para siswa yang telah lolos pengajuan menjadi kabar baik bagi keluarga penerima manfaat. Selain menyelesaikan persoalan administrasi pendidikan, bantuan tersebut juga memberikan kesempatan kepada para siswa untuk melangkah tanpa lagi terbebani persoalan tunggakan biaya pendidikan yang sebelumnya menghambat mereka memperoleh ijazah.
Teh Anna berharap program bantuan tersebut dapat terus dimanfaatkan secara tepat sasaran oleh masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi warga, khususnya yang berkaitan dengan akses pendidikan dan kesempatan bagi generasi muda untuk memiliki masa depan yang lebih baik.
“Yang paling penting adalah anak-anak ini bisa kembali melangkah. Jangan sampai mereka berhenti atau kehilangan kesempatan hanya karena keterbatasan ekonomi. Semoga bantuan ini memberikan manfaat dan menjadi awal yang baik untuk masa depan mereka,” pungkas Teh Anna.
Views: 2

COMMENTS