HomeAnggota DewanAngga Alan Surawijaya, S.Pi, M.Si

Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Bogor Soroti LKPJ 2025: Capaian Tinggi Secara Administratif, Dampak Nyata Masih Perlu Diperkuat

Bogor — Sekretaris Fraksi PKS DPRD Kota Bogor, Kang Angga Alan Surawijaya, menyampaikan pandangan kritis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bogor Tahun Anggaran 2025. Secara umum, LKPJ menunjukkan capaian kinerja yang baik dari sisi administratif, dengan realisasi program dan indikator yang relatif tinggi di berbagai perangkat daerah.

 

Namun demikian, Angga menilai bahwa capaian tersebut belum sepenuhnya mencerminkan perbaikan nyata terhadap permasalahan utama Kota Bogor yang masih dirasakan masyarakat, seperti kemacetan, banjir, kualitas layanan publik, serta pemerataan pembangunan.

 

“Banyak indikator kinerja yang tercapai tinggi, bahkan mendekati 100 persen. Tapi yang menjadi pertanyaan mendasar adalah: apakah capaian itu benar-benar berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat?” ujar Kang Angga.
Dalam analisisnya, Angga menemukan adanya kecenderungan bahwa pelaporan kinerja masih berorientasi pada output kegiatan, seperti jumlah program, pembangunan fisik, dan penyelesaian administrasi, namun belum sepenuhnya mengukur outcome atau dampak riil di lapangan. Sebagai contoh, pembangunan infrastruktur terus dilakukan, namun persoalan kemacetan dan banjir masih berulang.
Di sektor kesehatan, fasilitas meningkat, tetapi rasio kecukupan layanan dan beban rumah sakit masih menjadi tantangan. Sementara di tingkat kecamatan, pelayanan publik berjalan, tetapi belum optimal dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Angga juga menyoroti perlunya penguatan integrasi antar perangkat daerah. Selama ini, program dinilai masih berjalan sektoral, belum sepenuhnya terintegrasi dalam menyelesaikan persoalan kota secara menyeluruh.
“Masalah kota tidak bisa diselesaikan oleh satu dinas saja. Perlu pendekatan lintas sektor yang terintegrasi, berbasis data, dan fokus pada akar masalah,” tambahnya.
Sebagai langkah perbaikan, Angga merekomendasikan beberapa hal strategis kepada Pemerintah Kota Bogor, antara lain:
  • Mengubah pendekatan kinerja dari berbasis kegiatan menjadi berbasis dampak nyata;
  • Menyusun indikator kinerja yang lebih mencerminkan kondisi riil masyarakat;
  • Memfokuskan program pembangunan pada isu prioritas seperti kemacetan, banjir, dan pelayanan publik;
  • Memperkuat peran kecamatan sebagai ujung tombak pelayanan dan penyelesaian masalah wilayah;
  • Mendorong digitalisasi dan penggunaan data sebagai dasar perencanaan dan evaluasi.

 

Angga berharap hasil pembahasan LKPJ ini tidak hanya menjadi formalitas tahunan, tetapi benar-benar menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program pembangunan ke depan.

 

“Ke depan, yang kita dorong bukan hanya program berjalan, tapi masalah kota benar-benar terselesaikan. Itu yang menjadi ukuran keberhasilan sesungguhnya,” tutup Kang Angga.

Views: 8

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: