BOGOR, 30 September 2026 — Anggota Badan Anggaran (Banggar) sekaligus Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Kang Rozi Putra, S.Si., M.Si., bersama Badan Anggaran mengawal pengesahan alokasi jaminan kesehatan masyarakat dalam Rapat Paripurna APBD Perubahan TA 2026, Rabu (30/9/2026). Melalui pengawalan pembahasan Banggar, Rozi memastikan penguncian alokasi penambahan anggaran BPJS PBI/UHC sebesar Rp 18,99 Miliar serta pengadaan alat kesehatan bedah sentral RSUD Kota Bogor sebesar Rp 2,00 Miliar.
Rozi Putra menegaskan, ketersediaan anggaran UHC ini merupakan komitmen utamanya dalam melindungi warga kurang mampu di Kota Bogor. “Alhamdulillah, ikhtiar yang kami dorong di Banggar dan Komisi IV membuahkan hasil murni untuk rakyat. Kami ingin memastikan tidak boleh ada warga miskin Kota Bogor yang ditolak berobat atau cemas & tidak jadi berobat karena kartu BPJS-nya mendadak nonaktif. APBD harus hadir memberikan kepastian dan rasa aman saat rakyat membutuhkan, apalagi penanganan medis,” tegas Kang Rozi.
Pasca-pengesahan APBD Perubahan, Rozi memastikan akan langsung mengawasi eksekusi anggaran ini di lapangan. Ia mendorong Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, RSUD, dan seluruh Rumah Sakit di Kota Bogor bekerja cepat dan tepat sasaran tanpa menimbulkan kendala pelayanan. “Kesehatan warga adalah prioritas utama yang tidak boleh dikompromikan. Saya akan kawal setiap rupiahnya agar benar-benar dirasakan manfaatnya secara adil oleh seluruh masyarakat Kota Bogor,” pungkasnya.
Views: 8

COMMENTS