BOGOR — Anggota DPRD Kota Bogor Fraksi PKS sekaligus Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Mulyani, S. Hum., turun langsung meninjau dua rumah warga yang mengalami kerusakan parah hingga bagian atapnya ambruk di wilayah RW 10 dan RW 11, Kelurahan Pasirkuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, pada Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kunjungan tersebut dilakukan setelah Mulyani menerima laporan dari pengurus RW mengenai dua keluarga yang membutuhkan bantuan akibat kondisi rumah yang membahayakan. Kerusakan rumah warga tersebut dilaporkan terjadi setelah angin kencang. Dalam peninjauan itu, Mulyani melihat langsung kondisi bangunan sekaligus mendengarkan kebutuhan keluarga yang terdampak.

Di wilayah RW 11, Mulyani mendapati rumah warga dengan kondisi atap ambruk yang membutuhkan penanganan segera. Berdasarkan informasi yang diterima, tim survei dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim) telah melakukan peninjauan ke rumah tersebut. Namun, hingga Mulyani turun langsung ke lokasi, belum ada tindakan perbaikan yang dilakukan.
Kondisi ini menjadi perhatian serius, terlebih di rumah tersebut terdapat seorang anak kecil. Situasi tersebut menambah urgensi penanganan agar keluarga dapat menempati rumah dengan kondisi yang lebih aman.

Mulyani menyampaikan akan berupaya mendorong tindak lanjut dari dinas terkait agar hasil survei yang telah dilakukan dapat segera ditindaklanjuti. Sambil menunggu proses pengajuan Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT), ia juga memberikan bantuan pribadi untuk membantu memperbaiki bagian rumah yang paling mendesak dan prioritas, sehingga risiko bahaya bagi penghuni dapat dikurangi.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke wilayah RW 10. Di lokasi ini, Mulyani mendapati kondisi rumah warga lainnya yang juga mengalami kerusakan parah hingga bagian bangunannya ambruk. Kondisi tempat tinggal tersebut tampak memprihatinkan, dengan terpal yang digunakan sebagai penutup sementara dan ditopang menggunakan kayu.
Saat Mulyani berada di lokasi, kayu yang menopang terpal tersebut jatuh. Kejadian itu semakin memperlihatkan kondisi rumah yang membutuhkan perhatian dan penanganan lebih lanjut demi keselamatan keluarga yang tinggal di dalamnya.

Mulyani turut memberikan bantuan pribadi kepada keluarga di RW 10 serta membantu mengawal pengajuan BSTT agar dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi Mulyani, laporan masyarakat mengenai kondisi rumah yang membahayakan perlu mendapat perhatian serius. Kehadiran langsung di lapangan menjadi bagian dari upaya untuk memastikan kondisi warga diketahui secara nyata, kebutuhan keluarga dipahami, dan pengajuan bantuan terus dikawal.

Ia berharap dinas terkait dapat segera menindaklanjuti kebutuhan kedua keluarga tersebut, terutama karena kondisi rumah yang rusak berpotensi membahayakan keselamatan penghuninya. Koordinasi antara pengurus wilayah dan instansi terkait juga diperlukan agar penanganan dapat berjalan sesuai prosedur dan kebutuhan warga.
Melalui kunjungan ini, Mulyani menegaskan komitmennya untuk terus mendengarkan laporan masyarakat, hadir melihat kondisi warga secara langsung, serta mengawal pengajuan bantuan agar keluarga yang menghadapi kondisi darurat tempat tinggal memperoleh perhatian dan penanganan yang layak.
Views: 2

COMMENTS