BOGOR – H. Karnain Asyhar, S.P., M.Si. Anggota DPRD Kota Bogor, melakukan pertemuan silaturahmi dengan warga penerima bantuan pangan dari RW 07, RW 013, RW 011 Kelurahan Kayu Manis dan RW 08 Mekarwangi – Kota Bogor. Kegiatan ini untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memastikan bantuan pangan tersalurkan dengan tepat dan dapat memberikan manfaat bagi warga sesuai tujuan program tersebut.
Program bantuan pangan tersebut merupakan salah satu program Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pemerintah Kota Bogor yang disetujui oleh DPRD Kota Bogor. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang masuk dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di 35 kelurahan yang menjadi wilayah prioritas karena potensi kerawanan pangan. Bantuan Pangan untuk tahap ini selesai dibagikan di Bulan Oktober 2026.
Dalam kegiatan tersebut, H. Karnain Asyhar menyampaikan bahwa pertemuan dengan penerima manfaat bukan sekadar agenda pembagian Wesel Bantuan Pangan, melainkan juga menjadi kesempatan untuk menjalin silaturahmi, mendengarkan respon dari warga terkait program ini dan juga kondisi-kondisi yang terjadi ditengah-tengah mansyarakat. “Hari ini kita bersilaturahmi sekaligus membagikan wesel bantuan pangan kepada para penerima manfaat. Kami mengajak warga untuk senantiasa mensyukuri setiap rezeki yang kita terima, termasuk bantuan pangan kali ini,” dan juga kita mendengarkan masukan, evaluasi dari warga ujar H. Karnain.

Menurutnya, bantuan yang diberikan mungkin belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Namun, ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. “Kami menyadari bantuan ini tentu tidak seberapa. Namun, setidaknya bisa membantu memenuhi keperluan dan kebutuhan warga. Mudah-mudahan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan memberikan manfaat bagi keluarga penerima,” tambahnya.
Karnain juga menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan program bantuan sosial dan ketahanan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap ke depan program-program serupa dapat terus diupayakan agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya. Menurutnya, penanganan kerawanan pangan memerlukan perhatian dan kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan DPRD. Dukungan anggaran serta pelaksanaan program yang tepat sasaran menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar.
Program Intervensi Daerah Rawan Pangan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga, khususnya bagi kelompok masyarakat dengan Desil 1-5. Ke depan, keberlanjutan program bantuan pangan diharapkan dapat terus menjadi perhatian agar dukungan pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Dengan demikian, program ketahanan pangan tidak hanya menjadi bentuk bantuan sesaat, tetapi juga bagian dari upaya membangun kesejahteraan dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat Kota Bogor.
Views: 2
COMMENTS