Soroti Akses Jalan Gelap di Mulyaharja, Dedi Mulyono Advokasi Pengadaan PJU

HomeAnggota DewanDedi Mulyono, S.P, M.Si

Soroti Akses Jalan Gelap di Mulyaharja, Dedi Mulyono Advokasi Pengadaan PJU

KOTA BOGOR – Jalan yang gelap bukan sekadar soal minimnya penerangan. Bagi warga yang harus beraktivitas hingga malam hari, kondisi tersebut bisa membuat perjalanan terasa lebih waswas, terutama ketika akses jalan belum dilengkapi penerangan jalan umum (PJU).

Kondisi itu menjadi salah satu aspirasi warga di wilayah Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Warga mengusulkan adanya pengadaan PJU di wilayah RW 10 karena masih terdapat akses jalan yang minim penerangan, sementara aktivitas masyarakat tetap berlangsung hingga malam.

Sebagian warga harus pulang atau beraktivitas pada malam hari karena pekerjaan dan kegiatan lainnya. Minimnya penerangan membuat mereka merasa kurang nyaman dan khawatir terhadap aspek keamanan ketika melintas di jalan tersebut.

Aspirasi Warga Dikawal hingga Direalisasikan

Aspirasi tersebut kemudian disampaikan kepada Dedi Mulyono, anggota DPRD Kota Bogor dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bogor Selatan. Menindaklanjuti kebutuhan tersebut, Dedi mengajukan pengadaan PJU melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD pada 2025. Usulan tersebut kemudian dapat direalisasikan pada 2026.

Menurut Dedi, penerangan jalan merupakan kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan aktivitas dan rasa aman masyarakat.

“PJU ini bukan hanya soal jalan menjadi terang. Ada warga yang pulang kerja malam, ada yang masih beraktivitas sampai malam. Jangan sampai karena jalan gelap, warga merasa takut atau tidak nyaman ketika harus melintas,” kata Dedi.

Dedi juga menilai pemerataan penerangan perlu menjadi perhatian, terutama di wilayah permukiman yang aktivitas warganya berlangsung hingga malam hari.

Turun Langsung Pastikan Pengerjaan Sesuai Target

Setelah pembangunan PJU mulai direalisasikan, Dedi berkesempatan meninjau langsung lokasi pembangunan PJU di Mulyaharja, RW 10. Dalam peninjauan tersebut, Dedi bertemu dengan pengurus setempat untuk melihat perkembangan pengerjaan sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan dan target yang telah ditetapkan.

Bagi Dedi, mengawal aspirasi tidak cukup hanya dengan mengusulkan anggaran. Setelah usulan masuk dan direalisasikan, pengerjaannya juga perlu dipantau agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Ketika warga menyampaikan aspirasi, tugas kita bukan hanya menerima dan mengusulkan. Kita juga harus mengawal sampai terealisasi dan memastikan hasilnya sesuai kebutuhan warga,” ujarnya.

Warga Bersyukur Jalan Mulai Terang

Realisasi PJU tersebut disambut baik warga Mulyaharja. Mereka merasa kebutuhan yang selama ini disampaikan akhirnya mendapat perhatian dan diwujudkan. Salah seorang warga mengungkapkan rasa syukurnya karena akses jalan yang sebelumnya minim penerangan kini mulai mendapatkan PJU.

“Kami bersyukur akhirnya PJU bisa direalisasikan. Selama ini memang kalau malam jalan gelap dan kami cukup khawatir saat lewat. Terima kasih kepada Pak Dedi yang sudah mendengar dan mengawal aspirasi warga sampai terealisasi,” ungkap warga.

Bagi warga, keberadaan PJU bukan hanya membuat jalan terlihat lebih terang, tapi juga memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang masih harus beraktivitas pada malam hari.

Penerangan Jalan untuk Rasa Aman Warga

Realisasi PJU di Mulyaharja menjadi contoh bahwa aspirasi warga perlu dikawal dari proses pengusulan hingga pelaksanaan di lapangan. Dedi menegaskan dirinya akan terus menyerap dan mengawal kebutuhan masyarakat di wilayah Bogor Selatan, termasuk persoalan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan aktivitas sehari-hari warga.

“Harapannya, dengan adanya PJU ini warga bisa lebih nyaman beraktivitas dan merasa lebih aman ketika melintas di malam hari. Kalau masih ada wilayah yang membutuhkan penerangan atau infrastruktur lainnya, silakan sampaikan. Kita kawal bersama,” kata Dedi.

Bagi warga, jalan yang terang mungkin terlihat sederhana. Namun ketika penerangan membuat mereka bisa pulang kerja dengan lebih tenang dan beraktivitas tanpa rasa waswas, di situlah pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya.

Views: 5

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: